Archive for the gombale mukiyo Category

Semacam Analogi

Posted in gombale mukiyo, ngangsu kawruh on August 8, 2017 by onnosz

Sebutlah si A, dia satu-satunya warga yang memiliki sepeda sehingga dia jualan jasa memanfaatkan sepedanya. si B order jasa ke si A untuk beliin cabe di pasar. si A janjiin ke si B bahwa minggu depan jadwalnya ke pasar dan si B setuju. Ternyata, dengan berbagai alasan orderan si B nggak segera dieksekusi oleh si A sekalipun seminggu sudah lewat.

Sampai suatu ketika, karena kecelakaan, sepeda si A disita polisi. Otomatis si A nggak bisa ke pasar lagi, sehingga orderan si B mustahil dilakukan. si B teriak minta uangnya dibalikin. Datanglah Pak RT, mencoba mengambil peran karena si A adalah warganya. Pak RT nyaranin, uangnya minta ke Polisi aja karena sepeda sudah disita mereka.

Dengkulku mules seketika saat megetahui analogi ini…

Advertisements

Rumitnya Hidup

Posted in gombale mukiyo, ngangsu kawruh with tags , , , on April 15, 2015 by onnosz

Baru saja terjadi kisah nyata yang bikin speechless kebingungan hingga kebengongan.

Pada sebuah tempat (sebut saja warung Bang Jamil, Karbela), duduk di belakang saya sepasang cowok & cewek yang harusnya sedang berbahagia. Cewek menangis tersedu-sedu sambil curhat kepada cowoknya.

Dari suara sedikit berbisik yang tak sengaja mampir ke telinga saya, terkuaklah informasi bahwa sang cewek bersedih karena baru saja di damprat habis-habisan oleh orangtuanya disebabkan karena undangan pernikahan mereka yang sudah tercetak sekian ratus eksemplar (atau bahkan mungkin ribuan) mau tak mau harus dicetak ulang demi kemauan orangtuanya. Bukan untuk mengganti nama mempelai prianya, melainkan bahwa nama harus tercetak “Mempelai Wanita, S.Embuh, Ph.D”. (mungkin juga perlu ditambahi, “lulusan Switzerland”).

Mendengar pembicaraan kedua insan tersebut, mendadak makanan di depanku menjadi tak berasa. Bukan karena gak enak atau alasan lain tetapi konsentrasiku mendengar dengan seksama dan meresapi pembicaraan sehingga lidah ini tidak bisa mengirimkan sensor neuron ke otak yang memproses bagaimana rasa makanan yang telah tertelan.

Sejujurnya saat itu, SPONTAN ada keinginan untuk pukpuk si cewek (spontan lho ya), tetapi setelah tersadar saya teringat akan 3 hal. PERTAMA, saya punya istri yang cantik jelita dan mungkin bisa meragukan kesetiaanku kalau hal diatas terjadi. KEDUA, lha cewek tersebut kan lagi curhat ke cowoknya. jadi biar cowoknya saja yang pukpuk si cewek. KETIGA, saya tidak kenal orang tersebut bisa jadi malah pacul, palu dan arit langsung diacungkan ke muka culun ini. wkwkwkwk…

Wis embuhlah, akhirnya saya hanya bisa membatin dan berdoa. Membatin untuk memberi saran agar dilakukan saja dengan niat patuh kepada orangtua toh gak ada yang dirugikan dengan embel-embel tersebut (walau menurut saya emang bukan pada tempatnya sih..). Kemudian berdoa semoga persiapan nikahnya lancar serta kehidupan rumah tangganye kelak bisa sakinah, mawaddah wa rahmah serta langgeng sampai mati.

Antara Posesif dan Metal Abis

Posted in gombale mukiyo, ngangsu kawruh with tags , on January 5, 2015 by onnosz

Barangkali judul posting kali ini terlalu bombastis, tapi sebenarnya hanya ingin menceritakan ulah “Bos” saya yang super gaul, lebay, aneh, posesif, wagu, dan apapun istilahnya yang bisa dipakai untuk menggambarkan sesuatu yang menurut saya sangat out of box ini. Sebenarnya juga agak ragu sih, mau nulis ini tapi kok agak sensitif karena sebisa mungkin saya menghindari postingan tentang kerjaan. Tapi dipikir-pikir sejatinya cerita ini tidaklah secara langsung ttg pekerjaan, hanya setting lokasinya saja memang ada di tempat kerja.
Langsung saja, ada dua kejadian yang akan saya ceritakan kali ini. Pertama, beberapa waktu lalu saya sempat gak masuk sehari. Dikatakan bolos juga enggak, cuti pun juga enggak. Sehari sebelumnya, untuk pertama kali sejak gabung di company ini saya (dan Bos) musti lembur di kantor dan pulang hingga jam 12 malem. Keesokan harinya, saya gak masuk karena ada keperluan lain dan sengaja gak bawa hp agar gak “diganggu”. Namun tak disangka, bos saya laporan ke HRD agar saya dicari karena beliau khawatir saya dirampok atau diperkosa saat pulang lembur semalam. What? Diperkosa? Emang eike cowok apakah? Saya sampai terpingkal-pingkal baca email laporan ke HRD yang di cc juga ke saya itu.
Kejadian kedua barusan tadi pagi. Seperti biasa, beliau ke kantor agak siangan dikit dibanding dua staff-nya (saya dan satu partner lain). Desk kami berdua ada di luar, persis di depan ruangan beliau. Sama seperti hari-hari sebelumnya, kami selalu standby saat beliau datang, pun juga hari ini. Namun kejadian yang bikin shock adalah, beberapa menit setelah beliau duduk di tempatnya. Ada email masuk dari “bos” yang ditujukan ke HRD dan cc ke saya. Dan yang bikin shock adalah isinya. Dengan tanda penthung (high importance) beliau menanyakan kenapa desk staff-nya dipakai oleh karyawan baru tanpa seijin beliau, dan lantas dipindah kemana salah satu staff-nya? Saya yang mendapat cc email tersebut jadi bengong, lantas masuk ke ruangan untuk menanyakan lebih jelas maksud dari email tersebut. Begitu saya masuk, eh lha dalah dia malah tertawa kencang yang tentu saja makin menambah kebingunganku. Barulah setelah mereda tawanya, beliau menjelaskan, “Sorry, i couldn’t recognise you. I thought someone else sitting on your desk and puzzling why others took your seat. I ask to HR, is there new employee?”. Saya jawab ngasal aja, “iya mister, memang ada karyawan baru tapi cuma potongan rambutnya yang baru”. Eh, tertawa lagi dan makin kencang sambil nyeletuk, “kena razia dimana lu, sampe dibotakin gitu?”. Mau gak mau dan tanpa dipaksa, saya pun ikutan tertawa ngakak. Hahahahaha, dasar bule gila…

(Masih) Tentang BBM

Posted in gombale mukiyo with tags on November 20, 2014 by onnosz

Sudah 2 hari ini harga BBM dinaikkan dari Rp.6.500,- menjadi Rp.8.500,- atau naik 2 ribu alias 30,7%. Timeline di social media pun masih banyak bersliweran antara pro dan kontra kenaikan tersebut. Tak usah ndakik-ndakik menggunakan analisis faktor, analisis cluster, analysis hirearki proccess (AHP) dan macem-macem yang serba mbingungi ala jaman mahasiswa dulu. Cukup dianalisa menggunakan metode analisis mata telanjang, sudah kelihatan siapa yang pro dan pihak mana yang kontra. Hehehehehehe..
Oke, ga usah mbahas siapa pihak yang pro dan kontra tersebut. Mari kita gerayangi apa yang jadi bahan pihak pro dan kontra sebagai senjata argumennya. Eh, ga usah juga ding. Ntar makin bingung cara misahin pihak mana yang pro mana yang kontra. Kita jadi mbahas apa-apa yang jadi argumennya aja. wkwkwk..
Oke, sebelumnya saya butuh disclaimer nih, bahwa alur tulisan ini bebas dimaknai serius, guyon, khayal, dll. Lha emang saya pake jurus pengawuran ala Wong Fei Hung si Dewa Mabuk kok. :-p
Oke kita mulai. Sisi pertama, ada yang beralibi bahwa kenaikan BBM membuat neraca keuangan negara bisa menghemat sekitar 200 triliun pertahun. Angka yang saya kira cukup untuk beli es dhawet se-Danau Toba. Disini, saya cenderung “sepakat”. Maksud dalam tanda kutip itu adalah, jika dan hanya jika penghematan digunakan untuk sebesar-besarnya kesejahteraan rakyat. Ya, rakyat kebayakan to, bukan “rakyat” yang itu-itu saja. Ingat, bulan Juni 2013 BBM juga naik dengan besaran sama 2 ribu rupiah dan hasil nyata dari penghematan itu apa? Mosok status tersangka si menteri ESDM oleh KPK? Eh gak nyambung ya? wkwkwkwk..
Sisi kedua, mereka yang getun alias nyesel telah memilih presiden yang katanya ga berencana menaikkan BBM kalo terpilih. Katanya lho ya, saya juga ga tahu kata siapa. wkwkwk. Disini, saya juga cenderung “sepakat“, dalam tanda kutip juga. Iya, saya sepakat untuk getun bahwa kita gak bisa belajar dari pengalaman. Bahwa terlepas benar atau salah, omongan politisi itu susah dipegang. Jauh lebih mudah memegang dan mengelus-elus rambut panjang terurai-nya Mbak Cinta yang 12 tahun di-php-in Mas Rangga. Tinggal searching lantas download gambar atau videonya trus silakan dipegang dan dielus-elus sepuasnya di hp atau laptop.

Haduh, tiba-tiba perut mules nih, gara-gara sejak BBM naik, jadi bikin program pengiritan sendiri. Pagi, nasi pecel, siang dibujuki pake bobo’ trus malemnya supply obat mag. Udah dulu ya, perutku mintaa di manja nih. Bye..bye..

BBM Naik Tinggi, Susu Tak Terbeli

Posted in gombale mukiyo, ngangsu kawruh with tags , , on November 17, 2014 by onnosz

Lagi enak-enak-nya nonton sinetron, eh bukan ding. Pokoknya acara TV lah, lha kok tiba-iba running text ini berlarian. Oiya, namanya juga running ya artinya kan lari. Maksud saya, itu larinya kok gak kayak biasanya, agak cepetan gitu deh kayaknya. Setelah saya eja pelan-pelan tanpa suara, eh ternyata ada pengumuman BBM naik.

Abis itu, iseng-iseng ganti channel TV news versi KIH dan KMP (cieee…ciee….), coba bandingkan materi kenaikan BBM yang disajikannya. Duh, gak penting banget pake banding-bandingin, kan mereka sudah (kayaknya) rujuk itu deh. Ya udah, lupakan tentang perbandingan. Cuma sedikit miris aja dengan respon orang-orang nih. Sik sik, mode seriusnya diaktifin dulu.

Jadi ceritanya, saya kok agak gimanaaaaa gitu dengan tayangan antrian panjang di SPBU, yang diakibatkan oleh kenaikan BBM mulai nanti malam pukul 24.00 alias besok pagi pukul 00.00 WIB. Simpelnya gini isi otak saya. seberapa besar sih kapasitas tanki BBM motor atau mobil? anggaplah 5 liter utk motor dan 50 liter utk mobil. Artinya, maksimum keuntungan yang bisa didapat dari ngantri (dalam semalaman ini) adalah Rp 2000 (kenaikannya) dikali maksimum kapasitas tanki bbm adalah Rp 10 ribu utk motor, dan Rp. 100 ribu utk mobil. Itupun kalo tanki dalam kondisi kosong melompong saat dibawa ngantri.

Oke, supaya meluruskan lagi kamsut dari isi otak saya, bukan ngremehin duit 10 ribu atau 100 ribu ya, tapi masalah pemilik motor dengan 10 ribu aja kayaknya gak seberapa atau 100 ribu bagi orang yang sudah bisa beli mobil saya kira enteng saja deh. So, maksudnya plisss jangan lebay gitu dengan tayangan antrian bbm jeang kenaikan, tolong lebih disorot lagi lah dampak langsung rakyat miskin yang gak bisa beli mobil ataupun motor. Yang beli makan saja musti jungkir balik hantam tembok, musti ditambahin lagi dengan ketiban tangga.

Duh, gak bisa bayangin deh, gimana mereka-mereka yang untuk kebutuhan primer saja musti ngutang, ini bakalan makin tercekik lagi. Duh gusti, paringono mereka kesabaran dan jalan keluar dari kesusahan. Berilah para pemimpin negeri ini keterbukaan hati merasakan penderitaan rakyat, sehingga setiap kebijakan yang diambil nawaitu sebagai bentuk ketaatan kepada-Mu. Ketaatan yang diwujudkan dalam bentuk amanah jabatan yang digunakan sebaik-baiknya untuk sebesar-besarnya kemakmuran rakyatnya….

Amiiiiinnnn….

Korban Iklan

Posted in gombale mukiyo, To Be Researcher with tags , , on July 6, 2013 by onnosz

Beberapa hari lalu, seorang teman memposting sebuah gambar di grup whatsapp almameter kampus angkatanku. Tersentak diri ini ketika melihat gambar tersebut. Gambar yang diambil dengan setting di dalam sebuah minimarket dengan display produk kondom dan materi promosi bertajuk “Ramadhan Sale”.

“What the fucking ads!!”. Gumamku dalam hati.

Memang bagi para pengusaha adalah hal yang tak aneh memanfaatkan momentum Ramadhan sebagai ajang pemasaran demi melipat gandakan margin keuntungan. Gairah konsumen kita yang memiliki siklus musiman layaknya madu termanis bagi kalangan pebisnis. Ramadhan, Lebaran, Natal, Tahun Baru, Imlek dsb di setiap tahun dijadikan momentum perlombaan untuk mengenalkan produknya serta menggelitik isi kantong masyarakat dengan berbagai promo diskon besar-besaran.

Tapi apa lacur, demi kepentingan bisnis lantas mengorbankan sisi lain yang lebih penting?
Dimana letak religi, moral dan budaya?
Dimana juga peranan pemerintah melalui lembaga terkait dalam mengawasi iklim usaha seperti ini?
Apakah hukuman bagi kita yang membiarkan iklan-iklan semacam itu berubah menjadi sampah visual yang bisa mendegradasikan moral generasi bangsa kita ini?

Ah, lagi-lagi aku terlalu berharap banyak tanpa bisa berbuat apa-apa…

Twitter Baru

Posted in gombale mukiyo with tags on April 16, 2013 by onnosz

[Ngakak Siang]

P (pro) : begitulah. baru saja bikin akun twitter beberapa hari, followernya meningkat tajam. itu pertanda bahwa beliau memang masih dibutuhkan rakyat.

K (kontra) : sepakat mas bro.
masih sangat dibutuhkan sebagai korban bullying kan? coba baca saja mention yang ada, isinya membuktikan argumenku ini.

saya turut mendengar saja lah. daripada perut sakit gara-gara menahan tawa oleh adu argumen gaya mereka berdua. hehehe..