Tutorial Gratis Buat Penipu

image

Lagi enak-enaknya tiduran di kereta, ada panggilan masuk dari nomor diatas!!
Berikut rekapan pembicaraan yang ditulis lengkap berdasarkan ingatan saya.

CH : Cah Ganteng
P1 : Penipu 1
P2 : Temennya penipu 1.
==================
(nada dering panggilan masuk)
P1 : (suara isak tangis cowok) Pak, aku kecelakaan. Tulung pak, saiki ning polsek. Sikilku patah.
CH : ya halo, iki sopo?
P1 : aku ditabrak. sikilku patah, pak. Tulung anakmu iki pak.
CH : (sadar bahwa ini modus penipuan, mulai ikut alur) oalah kowe kecelakaan, mati po ra?
P1 : sikilku patah pak, saiki ning polsek.
CH : polsek endi?
P1 : iki polisine arep ngomong.
(suara kayak benda jatuh, kemudian suara ganti semula sambil nangis sekarang suara tenang).
P2 : halo, dengan siapa saya bicara?
CH : saya bapaknya.
P2 : nama bapak siapa?
CH : Dika pak, lengkapnya Leonardo Dika Prio (kayaknya mereka ga kenal nama ini, kurang piknik banget)
P2 : begini pak, anak bapak kecelakaan lalu kami amankan untuk menghindari massa. Dan saat ini telah aman dari amukan massa.
CH : bapak gak usah repot-repot, gak usah diamankan juga gak bakalan diamuk massa. Itu kakinya patah jadi ga usah khawatir anak saya si Jessica itu (gw ngasal sebut nama) nggak akan lari. Tapi kenapa nggak mati sekalian ya pak? Kalo mati kan lebih mudah, tinggal kubur selesai perkara.
P2 : lho harusnya bapak bersyukur anaknya masih selamat. kemudian suara dipelankan) Ini akan kami proses ke pengadilan, kami menawarkan bantuan kiranya bisa diproses cepat tanpa pengadilan dan langsung bebas. Gimana pak?
CH : Waduh, biarin aja pak. Biar njamur di penjara. Emang anak itu nakalnya minta ampun. Baru SD aja sudah puluhan kali nabrak dan nggak kapok2. Baru saja minggu lalu nabrak truk parkir. usai ngadain pesta ultahnya yg ke-94 di sekolahan, malah ngajak balapan temen2 sekelasnya. Bayangin pak!!
P2 : jadi gimana, mau dibantu nggak?
CH : nggak usah pak. Jewer aja sampe kapok pak!!
P2 : bapak nggak sayang anaknya nih?
CH : enggak lah, gobloknya minta ampun dia. Biar jera dan lebih pintar selama di penjara!!
P2 : bapak ini gimana sih, nggak saya anaknya? Anak kandung kan?
CH : lho iya pak. cukup 9 bulan saja saya capek mengandungnya. Selebihnya biar dibantu diasuh oleh pak polisi.
P2 : oke kalo mau dibantu. Bapak siapin kertas dan pulpen, supaya bisa saya kasih langkah2nya.
CH : maksudnya biar dibantu pak polisi utk memenjarakannya.
P2 : bapak nggak sayang anak kandungnya nih?
CH : sekali lagi pak, dia itu goblok banget. Coba bayangkan. dia yg ditabrak, tapi dia mau aja diamankan polisi dari amukan massa. bayangkan lagi pak, dia itu cowok tp saya beri nama Jessica masih aja mau. Lalu, sampe usia 94 aja masih SD kan goblok banget cara nipu-nya pak.
P2 : (dan dia tersadar) sialan lu!!! (lantas hp dimatiin).

Note : Kisah nyata, ditulis sesaat setelah pembicaraan berakhir. Saat perjalanan kembali ke Jakarta diatas KA Jayabaya.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: