Hanya Mimpi (kah??)

Entahlah, saya gak tahu semalam mimpi apa sehingga hari ini harus disuguhi dengan berita yang menghentakkan nalar. mungkin bagi sebagian orang ini bukan topik bahasan yang menarik. Walau bagaimanapun, objek dari berita itu merupakan mayoritas adalah favorit di Indonesia. Ya, objek berita berupa permainan bernama Sepakbola adalah permainan favorit di negeri ini..

Lantas, beritanya seperti apa sih??? Kok sampe menghentakkan nalar??

Ya, Indonesia mencalonkan diri sebagai tuan rumah Piala Dunia 2018!!!
Mantap kan??

Eits, tunggu dulu!! Para fans berat bola jangan senang dulu ya!!!
mari kita nalar dulu.

Sejauh ini, bagaimana perilaku oknum sepakbola, mulai dari wasit, pemain, pelatih, sampe suporter sepakbola Indonesia. Siapkah menyambut kedatangan para seniman bola dari penjuru dunia??
Kira-kira nafsu suporter untuk melempar botol ke suporter lawan bisa terhindarkan??
Kira-kira bakal berapa duit dari panpel harus keluar hanya untuk mengejar “sukses” semu??
Kira-kira seberapa tebal kantong para oknum pejabat bola kita akan bertambah dari anggaran anggaran fantastis yang entah untuk apa??
Kira-kira stadion mana yang akan dibangun dengan anggaran dari Pemda/Pemkab/Pemerintah Pusat dengan jumlah rasional??
Kira-kira berapa besar budget untuk tiket perjalanan ke Zurich (markas FIFA) oleh pejabat PSSI penguasa sepakbola yang digunakan untuk lobying bukan pelesir bersama keluarga??
Kira-kira masih seperti itukah yang akan terjadi tahun 2018 mendatang???
Kira-kira bakalan ada respon/commentkah postingan ini dari maniac bola Indonesia??

Kira-kira mimpi apa saya semalam???

.

Advertisements

3 Responses to “Hanya Mimpi (kah??)”

  1. Mudah2an menjadi kenyataan, siapa tahu?

  2. klo pertandingan bola antarklub indonesia memang sering tawuran, tapi klo menghadapi negara lain, suporter qt mungkin malah bisa bersatu. Semoga dunia sepakbola Ind d 2018 tak sepesimis yg dibayangkan

  3. @ tengkuputeh :
    Siapa tahu? Gak ada manusia yang tahu sebelum 2011.

    Tapi kalo pertanyaannya, seberapa mungkin??
    Masing2 punya sudut pandang tersendiri untuk menilai, dan itu yang akan diputuskan oleh FIFA nantinya…

    @ Alhayat :
    Jaman sekarang tingkat kedewasaan suporter kita jauh lebih baik, Mas..
    Saya yakin suporter akan bisa bersatu.

    Akan tetapi untuk orang PSSI, saya hanya yakin mereka akan “bersatu dan berbagi” (tanda aposthrope).

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: