Di Balik Isu Kartu Setan

Beberapa waktu yang lalu, ada isu seputar adanya pemakaian kartu setan. mulai dari isu telepon warna merah yang dapat mematikan si penerima telepon, lantas angka 666 yang identik dengan kartu tersebut dan isu-isu lain yang menegaskan persepsi negatif terhadap brand Axis yang dibawa oleh Natrindo Telekomunikasi Selular (NTS).

Terlepas dari percaya atau tidak, pihak mana yang memulai isu ini, saya lebih memilih untuk menganalisa dari sisi strategi masketing menghadapi isu itu terkait dengan promo yang dilakukan Axis akhir-akhir ini.

Tak dapat dipungkiri, memang isu negatif akan dapat memicu antipati konsumen terhadap merk dagang yang dibawa. akan tetapi dalam kasus ini, isu negatif ini merupakan isu yang menurut saya tidak masuk akal sehingga konsumen ataupun calon konsumen yang dapat membawa logika-nya “secara jernih” tak akan terpengaruh. Dari alasan ini, banyak ataupun sedikit calon konsumen yang terpengaruh setidak-tidaknya mereduksi cluster berdasarkan mindset terhadap isu mistik. Jenis cluster yang teruduksi adalah swing subcriber dimana calon konsumen yang lebih suka berganti-ganti kartu menurut selera yang diinginkan sesaat, dan NTS melihat potensi cluster ini untuk menjadi pelanggan loyal sangatlah kecil.

Dari latar belakang itulah, promosi terbaru Axis Rp.1/ nelpon tanpa batasan waktu yang dikeluarkan baru-baru ini adalah membidik calon konsumer yang punya potensi untuk loyal. apabila Axis bisa mempertahankan layanan komunikasi yang berkualitas mengingat potensi membludaknya potensi padatnya lalu lintas komunikasi dari mereka sebagai akibat tarif promo terbaru itu, maka akan jangan heran jika beberapa saat lagi akan menjadi penantang provider-provider yang sudah besar secara head to head mengingat sokongan dana yang melimpah dari Saudi Telecom Company (STC), sebuah perusahaan penyedia layanan telekomunikasi nasional Arab Saudi dan Maxis Communications, perusahaan penyedia layanan telekomunikasi seluler terbesar di Malaysia..

Jadi, di mata saya NTS sangatlah diuntungkan oleh isu tentang “kartu setan”..

kita lihat saja perkembangan selanjutnya..

Advertisements

3 Responses to “Di Balik Isu Kartu Setan”

  1. aku pakek emthri saja!
    hehehe…

  2. melu mas ndop, emthri poreper….. hehehehehe

    salam kenal yak…..

  3. Ass.
    Pak Onoz, wes wani pasang foto ya he..

    Selamat lah

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: