Statistics, komunitas penuh warna

tulisan asli di blog lama yang ddi posting pada December 13, 2006

Segala sesuatu pasti memiliki ciri dan karakteristik tertentu yang nantinya bisa menjadi kekuatan ataupun mungkin kelemahan baginya. Tak terkecuali jurusan Statistika ITS yang notabene tempat menimba ilmu bagi mahasiswa yang ingin memperdalam segala sesuatu tentang data, analisis, hipotesa, prediksi, hubungan, variansi dsb.

Disini saya sebagai ”lurah” satistik (sory nge-klaim diri sendiri sebagai lurah karena saya termasuk mahasiswa udzur) ingin sedikit bercerita tentang statistik sebagai komunitas sosial, bukan dari sudut pandang yang lain.

(1) Ciri pertama tentu proporsi banyaknya penimba ilmu yang berjenis kelamin wanita.

ITS sebagian besar adalah kaum Adam sementara lawan jenisnya ter-konsentrasi di beberapa jurusan saja, salah satunya di Statistik. Cewek harus diakui memang memiliki kecenderungan sifat rajin. Bisa bayangkan? Gimana kuliah sama mereka? Ada tugas pasti ada baceman (buat yang malas). Kalo gak tau bisa tanya sekalian main ke kost2an (buat yang pedekate) pokoke bagi pria, ente bakal jadi lelananging jagad (koyok Mahendra, sory pren). Tapi tidak semuanya menguntungkan. Terutama bagi yang ada ”misi” tapi tak terbalas, wuih nelongso njobo jero kalo tiap hari ketemu sang target.

(2) Banyak job tambahan yang tidak ada di jurusan lain.

Pengin ngelesi anak sekolahan ada (yang ini di semua jurusan juga bisa so bukan ciri statistik). Banyak garapan Tugas Akhir atau Skripsi yang berhubungan dengan analisa data (yang ini juga ada di setiap jurusan tapi frekuensi-nya kecil, dan ingat lho itu melanggar kode etik akademis dan hukum). Riset Pemasaran suatu perusahaan rutin ada (distributor Sepeda Motor, Rokok, Minuman Ringan, Tepung, Mie Instan, Semen, Konsultan Research, BUMN, dsb), di Teknik Lingkungan juga lumayan banyak proyek AMDAL. Kalo jurusan lain ada tapi banyak yang tidak sesuai bidang ilmu-nya so kita juga bisa masuk ke proyek-proyek itu.

(3) Tingkat kelulusan yang tinggi.

Entah kenapa, mungkin karena banyak (cewek) yang rajin, atau memang semua mahasiswa-nya cerdas, atau mata kuliah yang mudah, atau dosen yang ”murah” nilai, atau sebab lain?? Yang jelas kalo anda menemui mahasiswa ”tua” di ITS, besar kemungkinan dia bukan mahasiswa Statistik. Di ITS angkatan 99 masih banyak, apalagi 2000, angkatan 2001 masih bisa dibentuk tim sepakbola di setiap jurusan, kalo fresh graduate 2002 masih berkarung-karung (kalau mau di bungkus karung). Tapi tidak untuk di Statistik. Angkatan 2000 tinggal 4 anak, 2001 juga 4 anak, angkatanku 2002 yang ”harusnya” wisuda gelombang terakhir masih ada 23 orang alias sisa 37%. Lebih dahsyat lagi, 2003 yang terancam lulus 3,5 tahun (ngambil Tugas Akhir) ada 15 orang. Hebatkah Statistik?? Embuh!!

Sekian dulu tulisan ini, tanpa ada maksud untuk promosi ke anak SMA yang beranjak Kuliah atau membanggakan Almamater, hanya sekedar tukar cerita saja. Kalo ada yang sewot mohon dimaafkan, kalo ada yang menilai positif saya ucapkan terima kasih, semoga teman-teman Statistik (termasuk saya) bisa terpacu dengan kondisi di atas untuk berbuat lebih baik.

Mohon Komentarnya Yaaa

December 13, 2006 in All About Campus n Environment |

Advertisements

2 Responses to “Statistics, komunitas penuh warna”

  1. wijanarto bagus Says:

    statistik… statisik??!!@#
    sayang saya tdk pernah ada history yang begitu berkesan mengenai jurusan ini..
    eit,… tapi berjasa juga buat nyumbang uang spp. termasuk proyek survey-nya 😉 InsyaAlloh halal..

  2. bagus:
    sebagai mahasiswa laki-laki anda telah melakukan kesalahan besar, kuliah di ITS gak punya history berkesan di Statistik. ato mungkin sudah silau dengan yang di Arsitek??
    ups, sensor (tiiiiittttttt!!!!)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: