2011 in review

Posted in ngangsu kawruh on January 1, 2012 by onnosz

The WordPress.com stats helper monkeys prepared a 2011 annual report for this blog.

Here’s an excerpt:

A San Francisco cable car holds 60 people. This blog was viewed about 1.500 times in 2011. If it were a cable car, it would take about 25 trips to carry that many people.

Click here to see the complete report.

Iseng Mimpi

Posted in ngangsu kawruh with tags , , , , , , , , on September 20, 2011 by onnosz

Seminggu lalu benar-benar sibuk oleh kerjaan kantor. Sedikit waktu saja menyempatkan diri baca koran atau nonton TV hingga tak ada asupan berita terkini masuk di otakku kecuali berita sepakbola yg sempat dibuka pas weekend (dan tentu saja berita kabar pacar yang jauh disana.hehehe..).

Alhamdulillah, minggu ini agak longgar dan saya coba gunakan untuk menyempatkan baca berita terakhir. Ada tiga berita mencolok tertangkap (selain berita sandiwara politikus negeri ini tentunya). Yaitu keluarnya Briptu Norman dari anggota Brimob, kekerasan seksual di angkot, dan pengeroyokan wartawan oleh anak SMA 6 Jakarta.

Dari ketiga berita tersebut, sepertinya berita tentang pemerkosaan di angkot yang teresap dengan baik hingga terbawa mimpi. Jangan ngeres dulu, bukan pemerkosaannya yang hadir dalam mimpiku semalam, tapi masih ada hubungannya dengan angkot yaitu tentang ruwetnya transportasi di Jakarta.

Mau tahu cerita mimpiku? Baiklah saya akan bercerita tapi jangan tertawa apabila terkesan konyol. Tapi sesungguhnya gak ada yang mustahil untuk diwujudkan.

Okelah, saya mulai bercerita. Alkisah, DKI Jakarta sedang menyelenggarakan pilkada dan saya jadi salah satu calon gubernur tak disangka saya berhasil memenangkan pilkada dengan membawa misi perbaikan transportasi publik.

Satu hal yang jadi senjata kampanyeku adalah pembangunan sarana transportasi baru yaitu helikopter. Saya akan bangun shelter-shelter pemberhentian dan pemberangkatan big box kuat yang muat diisi ratusan orang, kemudian diangkut oleh helikopter. Keren kan?

Saya gak perlu menceritakan lebih detail tentang serunya mimpi itu, toh itu hanyalah bunga tidur seorang pendatang. Namun dari cerita itu barangkali di alam nyata ada orang yang memiliki kuasa kebijakan yang mungkin punya ide lebih gila dari mimpi yang notabene muncul dari alam bawah sadar.

–sekian–

Dangkal

Posted in gombale mukiyo with tags , , , on August 13, 2011 by onnosz

Pekan ini media banyak menulis berita tentang seorang tersangka (baru sebatas tersangka) yang lari ke Kolombia dan tertangkap disana. Untuk memulangkan orang itu, diperlukan biaya 4 milyar. EMPAT MILYAR bro, kalau tidak tahu jumlah tersebut, saya jelaskan sedikit bahwa 4 milyar itu adalah angka 4 diikuti dengan angka 0 sebanyak SEMBILAN digit, dan itu adalah uang negara yang secara otomatis juga uang rakyat pastinya.

Meskipun orang tersebut disinyalir berpotensi mengurai praktik perjalanan mafia-mafia lain di negeri ini, namun mengingat belum membaiknya sistem peradilan yang ada sepatutnya dimunculkan pula potensi bahwa orang tersebut bisa mengangkangi negara ini dengan kekuatan uang yang dimilikinya.

Untuk itu, logika sederhanaku muncul. alangkah lebih efisien jika 4 milyar sebaiknya digunakan untuk hal lain. misalnya 1 milyar dipakai untuk memulangkan orang tersebut dengan cara lain, sisanya diberikan ke 3 orang pejabat negara yang lain dengan konsekuensi penggal kepala jika berani korupsi, maka setidaknya proses peradilan terhadap tersangka yang tertangkap itu tetap jalan, di sisi lain juga bisa mencegah 3 orang untuk korupsi.

Bagaimana menurut anda?
Lebih dangkal mana antara logika sederhanaku dengan logika penegak hukum negeri ini?

Mokel

Posted in ngangsu kawruh with tags , , on August 11, 2011 by onnosz

Bondet : halo, iki sopo yo?

Bandot : iki konco lawas, Bondet cak.

Bondet : Oh Cak Bondet, yaopo kabare? ono perlu opo iki, dungaren telpon?

Bandot : kabar apik Cak. oiya, arek-arek gak ngadakno buka bersama ta?

Bondet : ngadakno cak.

Bandot : Kapan iku?

Bondet : engko sore mari maghrib.

Bandot : temenan ta?

Bondet : yo temenan rek.

Bandot : aku takon serius cak, kapan acarane?

Bondet : aku yo njawab serius, nek pengin bareng arek-arek konco kuliah yo buko mari maghrib. tapi nek pengin bareng ponakanku sing umure 2 tahun iku yo engko jam 12-an ae buko-ne.

Bandot : kon ditakoni temenan malah nggarai nesu ae. ya wis aku buko saiki. kon ancen jancuk, gathel, raimu koyok asu ngeden, kadal angop, wedhus push-up, bedhes panuen, etc.

Bondet : sampean wis perikso nak dokter ta, cak?

Bandot : $^@#*5^%$)&%$%#@!#*^%$%^&*(*%^$!

My Way

Posted in ngangsu kawruh with tags , , , on August 6, 2011 by onnosz

Beberapa hari lalu, Indonesia kedatangan lagi film-film box office yang sebelumnya sempat “memboikot” untuk  tidak hadir di negeri kita karena ketidakcocokan aturan perpajakan.

Ditandai dengan masuknya dua film box office yang baru rilis, sekuel Transformer dan Harry Potter. Dahaga akan tontonan Hollywood pun terobati.

Banyak orang membicarakan film itu, terutama anak muda. Tak terkecuali di komunitas saya. di facebook, twitter dan dikomunitas offline di sekitarku hampir semua membicarakan film itu, membanding-bandingkan dengan sekuel sebelumnya.

Sekalipun Transformer kali ini sudah sampai sequel ketiga dan Harry Potter adalah sequel keempat, tak satupun diantaranya yang saya pernah tonton karena memang bukan moviemania.

Tapi bukan berarti saya harus memisahkan diri dari komunitas, hanya karena satu topik yang gak nyambung kan??

#PhoneShortPosting

Fana

Posted in ngangsu kawruh with tags , , on July 21, 2011 by onnosz

Pernahkah anda menangisi sesuatu yang dulu dijalani dengan suka cita?
Sebaliknya, pernahkan menertawai sesuatu yang sebelumnya kita terima dengan duka cita?
Jawabannya, pasti pernah. kalaupun mengaku tidak pernah, saya rasa itu bukan karena kesempurnaan hidup yang telah dilalui namun lebih cenderung pada sifat dasar manusia pada keterbatasan memori sehingga lupa atas apa yang pernah dijalani.

Dari situ, dapat kita ambil kesimpulan bahwa tak ada yang abadi pada diri manusia.

Lantas, apa yang kita harapkan pada kefanaan hidup ini selain memberi manfaat pada sesama?

Persinggahanku

Posted in ngangsu kawruh on July 19, 2011 by onnosz

My Location@23:29,7/19 Jalan Karet Belakang – Karbela, Jakarta Capital Region 12930, Indonesia http://m.google.com/u/m/dLZJzW

Buruh dan Pendidikan

Posted in gombale mukiyo, Oi banget with tags , , , on May 2, 2011 by onnosz

Entahlah, aku tak alasan kenapa selalu memilih tempat ini untuk makan siang di hari Minggu. Ya, hanya hari Minggu saja karena hari Minggu saya tetapkan untuk sebisa mungkin hanya berada di kost, tidak pergi keluyuran kemana-mana. Mungkin bagi kebanyakan orang, warung ini kotor, lusuh, berbau tak sedap dari para pengunjung lain, menjijikkan sebagai sebuah tempat makan. Tapi bagiku, ada sesuatu hal yang tersirat dalam hati setiap melihat guyonan, kelakar, canda tawa para kuli yang menghabiskan waktu istirahat siangnya di warung ini.

*nyalain soundtrack dulu, “Kuli Jalanan” & “Sore Tugu Pancoran” by Iwan Fals.

=========================================
Derap langkah dan keringat kuli pembuat jalan
Dengan pengungkit ditangan kiri, pacul di pundak kanan
Dengus nafasnya, terdengar bagai suara kereta
Keringat mereka menyengat aroma penderitaan

Berjalan gontai perlahan, berbaris bagai tentara yang kalah perang
Kerja keras kau lakukan, walau upah tak berimbang
Bak sapi perahan

Si Budi kecil kuyup menggigil
Menahan dingin tanpa jas hujan
Disimpang jalan tugu pancoran
Tunggu pembeli jajakan koran

Anak sekecil itu berkelahi dengan waktu
Demi satu impian yang kerap ganggu tidurmu
Anak sekecil itu tak sempat nikmati waktu
Dipaksa pecahkan karang lemah jarimu terkepal

Cepat langkah waktu pagi menunggu
Si Budi sibuk siapkan buku
Tugas dari sekolah selesai setengah
Sanggupkah si Budi diam di dua sisi
==========================================

Dalam pandanganku, ada satu benang merah yang menyatukan para kuli ini. Kemiskinan (akan materi) dan pendidikan (formal) yang “memaksa” mereka berkelompok dalam project pembangunan ini. Saya katakan memaksa karena tak ada satupun manusia yang ingin secara ikhlas menjadi miskin dan atau berpendidikan rendah meski pun sebenarnya kaya/miskin, sarjana/lulusan SD bukanlah takdir atau ketentuan langit yang mutlak.

Dalam urusan duniawi, kaum ini selalu berada di posisi yang terpinggirkan. Mereka kerapkali menjadi objek yang menanggung resiko paling besar namun dengan timbak balik yang rendah. Dan dalam relasi sosial, mereka tak pernah menjadi pihak yang jadi penentu arah, mereka adalah objek yang diarahkan. Selalu menjadi ujung tombak yang mau tak mau harus siap mengorbankan peluh, dengus nafas, jasad, bahkan nyawanya diujung resiko.

Namun dibalik itu semua, belum tentu juga bahwa mereka tak memiliki kebahagiaan lain. Kebahagiaan yang tak diukur hanya dengan parameter materi yang didapat atau diukur dengan selembar kertas ijazah. Saya yakin itu, karena melihat dan mendengar tawa mereka tersirat bahwa kebahagiaan itu ada. Kebahagiaan yang diukur dari seberapa nyaman mereka bisa tertawa lepas, walau mungkin hanya sesaat. Kebahagiaan yang secara tulus mereka pancarkan sebagai cermin bagi orang lain bahwa semua orang berhak bahagia. Kebahagiaan yang menjadikan introspeksi bagi diriku untuk tidak bersikap jumawa pada komunitas semacam mereka, tetap menginjak bumi dan sadar bahwa saya pun pernah melalui fase hidup seperti mereka dan itulah mengapa saya merasa lebih nyaman bergaul dengan orang-orang semacam ini.

Selamat Hari Buruh Internasional (1 Mei), dan Selamat Hari Pendidikan Nasional (2 Mei).

Chernobyl Explosion : 25th Anniversary Disaster

Posted in gombale mukiyo with tags , , , on April 27, 2011 by onnosz

Hari ini, seperti biasanya ketika memulai aktivitas pagi dengan memberi asupan berita ke otak. berita-berita yang sebenarnya sekedar ingin ku ketahui saja sebagai teman setia kopi pagi di kantor, sebelum memulai rutinitas kerja yang nyata.
Ketika mulai membuka situs CNN, mata ini tertuju pada barisan abjad yang membentuk kata Chernobyl. Saya belum mulai membaca isi berita tentang Chernobyl tetapi ingatan saya langsung tertuju pada sekitar sebulan yang lalu saat salah satu media TV Kabel mengupas tentang ledakan reaktor nuklir di Chernobyl, Ukraina (dulu Uni Soviet).

Sejenak terbayang seperti apa suasana ledakan reaktor nuklir yang disimulasikan (atau mungkin sebenarnya) pada video dalam tayangan kala itu. Sungguh mengerikan ekplosivitas ledakannya hingga hampir 200.000 penduduk harus diungsikan. Itu adalah kondisi saat kejadian, belum termasuk ancaman radiasi atom nuklir yang tak kasat mata. Radiasi yang tentu saja berlangsung tidak dalam waktu pendek. Ribuan bahkan ratusan manusia yang mungkin terkena radiasi pasca ledakan terancam kanker dan kerusakan permanen pada sel saraf.

Barangkali manusia dengan pengetahuan akan bahaya radiasi mungkin bisa menghindari ancaman tersebut dengan cara sebisa mungkin menjauhi area itu. Lantas, bagaimana dengan kehidupan ekosistem seperti burung, ikan, anjing liar, musang, dan hewan-hewan liar lain yang hidup disekitarnya? apakah mereka paham akan radiasi?

Setelah membaca isi dari berita tersebut, barulah kukketahui bahwa kemarin, 26 April adalah peringatan atas tragedi yang terjadi pada 25 tahun yang lalu. semoga kejadian semacam ini tidak terulang lagi dimanapun di bumi ini.

source image : http://www.our-energy.com/gallery/chernobyl_nuclear_reactor_after_explosion.html

Phishing

Posted in gombale mukiyo, To Be Researcher with tags , , on April 26, 2011 by onnosz

Sekitar seminggu lalu, account facebookku tak bisa diakses via mobile phone. Entah disebabkan oleh sesuatu, yang jelas diagnose lemahku langsung menuduh istilah phising. Istilah itu sendiri diartikan oleh wikipedia.org sebagai “Phishing is a way of attempting to acquire sensitive information such as usernames, passwords and credit card details by masquerading as a trustworthy entity in an electronic communication. Communications purporting to be from popular social web sites, auction sites, online payment processors or IT administrators are commonly used to lure the unsuspecting public. Phishing is typically carried out by e-mail or instant messaging, and it often directs users to enter details at a fake website whose look and feel are almost identical to the legitimate one”.

Kebanyakan, aktivitas ini digunakan untuk tujuan kejahatan. Umumnya, hal-hal yang berkaitan dengan traksaksi perbankan yang menjadi target oprerasi mereka secara langsung. Namun, semakin tingginya secure preventing dari pihak perbankan membuat sebagian para pelaku aktivitas ini mengalihkan target ke perilaku internet yang memberikan informasi privasi termasuk salah satunya adalah facebook. Dan dari informasi pribadi tersebut yang kemudian digunakan untuk tindak kejahatan.

Untuk mencegah hal-hal buruk terjadi pada kita, ada beberapa saran yang bisa kita lakukan diantaranya :
1. Meminimalisir diri memberikan data pribadi ke situs social network. Kalaupun terpaksa harus diberikan, usahakan untuk mengganti password account secara kontinu.
2. Pastikan bahwa setiap kita membuka situs, link address tertulis sesuai alamat yang ingin kita tuju.
3. Minimalisir untuk membuka link yang berasal dari forward message seperti kasus terakhir yang menimpa salah seorang anggota dewan kita yang katanya dewan yang terhormat, dan meminimalisir url shortener semacam tinyurl, bit.ly dsb
4. Gunakan phone use notification agar kita dengan cepat bisa tahu apabila account kita kena phishing.

Langkah-langkah diatas yang secara pribadi saya lakukan sehingga account facebook dengan segera bisa pulih kembali. hehehehe…

Posting Iseng

Posted in Oi banget with tags , , on April 18, 2011 by onnosz

“Susah-susah mudah kau kudekati
Kucari engkau lari, kudiam kau hampiri”.

Begitulah sepenggal lirik lagu Iwan Fals berjudul “Aku Sayang Kamu” yang baru saja beberapa detik yang lalu melintas di telingaku. Sejenak kemudian berkhayal, lantas apa yang terjadi bila kondisi yang ada adalah sebaliknya?

Maka kalau lanjutan lirik yang sebenarnya diatas berbunyi :
“Jinak burung dara justru itu kusuka
Bila engkau tertawa hilang semua duka”

Dan apabila kondisi sebaliknya adalah, “kucari engkau lari, kudiam tak jua kau hampiri” maka beberapa kesimpulan ngawur yang bisa diambil (mungkin) adalah sebagai berikut :
1. Dia belum jinak.
2. Dia bukan burung dara.
3. Itu tidak kusuka.
4. Dia tidak sedang tertawa.
5. Tawanya tak menghilangkan, malah mendatangkan duka.

So, mana tafsir yang bisa diambil nih?

#namanya juga posting iseng, kurang kerjaan aja sampai iseng menafsirkan sebuah lirik lagu.hahahahahaha…

Body Mass Index

Posted in gombale mukiyo, Uncategorized on April 11, 2011 by onnosz

mumpung lagi longgar kerjaan, saya nyoba mengukur perkembangan Indeks Massa Tubuh di Health Kompas. Dan hasilnya sebagai berikut :

1. Hitung Kecukupan Kalori
Kebutuhan kalori per hari Anda sebesar 1830.584 Kalori

2. Indeks Massa Tubuh ( BMI )BMI = 20.069

Klasifikasi BMI ( Body Mass Index ) :
kurang dari 18,5 : berat badan kurang
18,5 sampai 24,9 : Ideal
25,0 – 29,9 : Berat badan lebih
Lebih dari 30 : Obesitas.

Kalau saya bandingkan per Januari awal tahun ini, yang hanya mendekati limit kurang (tapi masih diatas lho), kemudian saat awal kembali ke Jakarta lagi (awal Maret) walaupun naik tapi masih di sekitar itu, ternyata jika 3 bulan di awal tahun berada di Surabaya dibandingkan sebulan di Jakarta benar-benar ada perbedaan yang signifikan dalam pembentukan nilai BMI-ku..

#posting gak jelas…

Wajib Merasa

Posted in gombale mukiyo, ngangsu kawruh with tags , , on February 11, 2011 by onnosz

Beberapa hari yang lalu, ada email masuk dari admin Kenduri Cinta. Mengabarkan bahwa agenda bulan Februari 2011 yang dihelat tepat saat tulisan ini saya posting dengan mengambil tema “Wajib Merasa”. Mohon maaf, saya masih belum bisa gabung lagi agenda itu bulan ini . Namun saya coba melibatkan diri dengan coba me-review tema diatas berdasarkan pendapat pribadi saja.

Dalam budaya Jawa, kita mengenal falsafah “Ojo rumongso iso ning iso rumongso” (jangan merasa bisa, namun bisa merasa). Dua point yang saya tangkap adalah rumongso iso (merasa bisa) dan iso rumongso (bisa merasa). Point pertama dikenai larangan ojo (jangan) dan point kedua berisi anjuran untuk iso rumongso.
Dalam frase “rumongso biso” tersirat makna kesombongan sehingga dianjurkan untuk didak dilakukan. Sementara “biso rumongso” dimaksudkan agar kita memiliki empati terhadap setiap permasalahan dan memahami orang lain yang terlibat. Dengan begitu, setiap permasalahan akan menghasilkan jalan keluar yang tidak menyakiti pihak lain sekalipun dalam hal yang kecil.

Namun, di negeri ini sepertinya bisa merasa adalah hal yang sangat sulit ditemui. Apalagi kalau yang dicari adalah bisa merasa bersalah. Orang-orang lebih memilih menyalahkan orang lain daripada merasa bersalah apabila sadar telah melakukan kesalahan.

Contoh kecil saja, dijalan raya nyetir tanpa helm, nyetir sambil SMS, berhenti melewati garis batas saat lampu merah, dll. Saya yakin semua paham bahwa itu tindakan salah. Namun sepertinya sebagian besar ndak ada yang telah merasa bersalah. Untuk skala tanggung jawab besar, nampaknya bertebaran kasus yang bisa diambil contoh. Misalnya saja data yang dilansir oleh ICW bahwa 41 Bupati terkait kasus korupsi. Meski statusnya masih beragam antara saksi, tersangka ataupun sudah divonis, namun saya sangsi ada diantara mereka dengan berbesar hati merasa bersalah atas kasus yang sedang ditangani tersebut.

Arrrggghhh, saya jadi MERASA BERSALAH menjadi penduduk negeri ini…

Cinta Tanpa Kalau

Posted in ngangsu kawruh with tags , , , on February 11, 2011 by onnosz

Era awal tahun 80an, Gombloh melahirkan istilah “kalau cinta melekat, tahi kucing rasa coklat” melalui lagunya yang berjudul Lepen (Lelucon Pendek). Dini hari tadi, melalui status facebook saya melanjutkan istilah itu lebih lengkap agar lebih menampung dua sisi. “Kalau cinta melekat, tahi kucing rasa coklat. Kalau cinta minggat, tak guna lagi obat kuat”. Emang cuma guyon sih, tapi setidaknya bisa jadi pengantar untuk posting kali ini.hehehehe..

Sebenarnya saya tidak sependapat dengan kalimat istilah tersebut, karena yang namanya cinta itu sudah fixed tak bisa melekat atau minggat seenak udelnya. Ndak bisa diutak-atik lagi, bahwa cinta itu 100% itu sudah ketetapan. Nah, yang bisa berubah adalah tindak lanjut atas keberadaan cinta itu, yang tentunya berbeda pada masing-masing individu.

Saya ambil contoh, pada kasus terakhir di Cikeusik, Pandeglang dan Temanggung. Kalau kita bertanya, apakah pelaku kerusuhan tersebut tidak memiliki cinta? Tentu bohong banget jika jawaban yang diperoleh adalah TIDAK. Kalau lantas ada aksi semacam itu, saya lebih memahami bahwa rasa cinta yang mereka miliki terhadap golongannya adalah 100% namun tindakannya yang saya anggap terlalu berlebihan. Begitupun rasa cinta kepada pelaku kepada korban, juga 100%. Mereka bertindak seperti itu karena digerakkan oleh cinta, dimana rasa cinta itu tidak menginginkan saudaranya semakin terperosot oleh “yang menurut mereka” sebuah kesesatan.

Jadi, marilah kita menjunjung tinggi rasa cinta kita dengan tindakan yang penuh hangatnya kasih sayang, dan buang jauh-jauh “obat kuat” yang ada dalam paragraph pertama tersebut..

I LOVE YOU FULL..!!!!

Agama dan Kekerasan

Posted in ngangsu kawruh with tags , , on February 8, 2011 by onnosz

Minggu ini, kita disambut dengan beberapa tajuk berita. Salah satunya tentang gesekan kebebasan beragama di Indonesia. Salah satu penganut agama di Indonesia diserang oleh kelompok yang tidak menginginkan eksistensi dan keberadaan aliran tersebut di daerah mereka.

Bentrok yang menjalar ke aksi massa tersebut kini menjadi sorotan publik di Indonesia, selain tentunya perkembangan evakuasi WNI di Mesir yang dituding telah dipolitisasi salah satu partai di Indonesia.

Saya tidak ingin membahas tentang hal diatas. Namun saya hanya ingin bertanya terkait dengan kasus gesekan kebebasan beragama.

Apakah sudah jamak terjadi di negeri ini, bahwa cara kekerasan adalah jalan penyelesaian?
Akankah sampai tujuan, jika menginginkan syurga dengan cara neraka??

Wallahualam bi shawab…

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.